Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan gelar pelantikan dan sosialisasi kebijakan
regulasi penggunaan anggaran organisasi kemahasiswaan periode 2023 pada Kamis,
26 Januari 2023. Bertempat di Ruang Kelas Lt 4 Gedung Fakultas Tarbiyah dan
Ilmu Keguruan (FTIK), acara yang mengambil tema “Mewujudkan Organisasi
Kemahasiswaan yang unggul dan bermartabat” ini diikuti oleh seluruh organisasi
kemahasiswaan tingkat Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan yang terdiri dari 8
(Delapan) unsur ormawa dan 1 ( Satu) Unit Kegiatan Mahasiswa, yakni Senat
Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama
Islam (HMJ PAI), Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (HMJ PBA), Himpunan
Mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (HMJ PGMI), Himpunan
Mahasiswa Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (HMJ PIAUD), Himpunan
Mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris (HMJ TBIG), Himpunan Mahasiswa Jurusan
Tadris Matematika (HMJ TM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Literasi (UKM F
Literasi) Pendidikan.
Acara pelantikan dan sosialisasi ini
berlangsung dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 13.00 WIB dan dihadiri oleh
para pimpinan kampus, di antaranya Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan beserta
jajaran Wakil dekan, Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan Se- Fakultas Tarbiyah
dan Ilmu Keguruan, Kasubag AUK dan Kabag serta Tim sosialisasi SPI dan Studi
Gender dari ULT Setara UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu
Keguruan Dr. H. M. Sugeng Sholehuddin, M.Ag dalam arahannya menyampaikan ucapan
selamat kepada para pengurus yang telah terpilih menjadi pengurus Ormawa
periode 2023. Ia menjelaskan arti peribahasa “Tunggak jarak mrajak, tunggak
jati mati” yang artinya para pengurus ormawa dari keturunan kecil bisa jadi
menjadi orang besar (menggantikan jabatan para pimpinan kelak), sedangkan
keturunan orang besar justru bisa jadi tidak menjadi apa apa. Ia juga berpesan
agar aktivis organisasi mahasiswa mendukung berbagai program go to
internasional yang sudah dirancang untuk memajukan UIN K.H. Abdurrahman Wahid
Pekalongan di ranah internasonal melalui pertukaran pelajar ataupun bisa
dimulai dari PPL di luar negeri, kemudian juga orientasi KKL tahun 2023 sudah
harus KKL Nusantara yang mana harus mengunjungi tokoh nasional yang memiliki
Yayasan Pendidikan “Dema selaku eksekutif dan Sema selaku legislatif agar
bersinergi dan kompak dalam mensosialisasikan program kampus,” kata Sugeng.
Pada pengurus baru, Sugeng berpesan
agar dapat menyusun program kerja yang bisa go internasional karena saatnya
nama Kampus UIN UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dikenal di luar negeri
dan pengurus ormawa juga diharapkan bisa kerja cerdas, tuntas dan ikhlas.
Setelah acara pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Regulasi
kebijakan penggunaan anggaran oleh Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) H. M.
Nasrullah M.Si. Ia menjelaskan bahwa dalam penggunaan dana kemahasiswaan adalah
dana DIPA yang berasal dari APBN maka penggunaannya harus sesuai dengan
regulasi, prosedur dan kepatutan sehingga dapat dipertanggungjawabkan pada
negara. Dilanjutkan dengan Sosialisasi studi gender oleh Fahrodin, M.H.I yang
menjelaskan dan juga sekaligus menghimbau agar bersama sama mencegah kekerasan
seksual di lingkungan kampus, bersama sama segera meninindaklanjuti apabila
sudah ada ciri ciri yang membahayakan karena korban tidak akan berani speak up
selama kita tidak membantu dan mendukungnya.

0 Comments
Posting Komentar